Edition : English
Credit Union Pancur Kasih
Badan Hukum No.735/BH/X - 26 Desember 1996
Jalan 28 Oktober No1-7 Pontianak Utara 78241
Telp : 0561-881951, Fax : 0561-884660
email : cupkindo@gmail.com, info@cupk.org
Berita LainnyaRabu, 24 Juni 2015 - 15:52:43 WIB
Tujuh Butir Essensial untuk GKKI (Gerakan Koperasi Kredit Indonesia)
Administrator | dibaca: 2320 Pembaca




Credit Union yang saat ini sering disebut dengan Koperasi Kredit tidak hanya secara lokal terdapat diwilayah Kalimantan Barat saja namun gerakan koperasi kredit berada diseluruh wilayah Indonesia secara nasional dan bahkan secara Internasional. Gerakan Koperasi Kredit Indonesia disingkat dengan GKKI sudah memasuki usia ke 45.

Dalam tulisan Th.Trisna Ansarli, Penasehat CUCOINDO periode 2013 – 2015, yang termuat dalam majalah PICU no. 24/ th. 5, edisi Maret – April 2015, menuliskan ada 7 butir esensial untuk GKKI. Rangkuman yang termuat didalam esensial tersebut merupakan buah perjalanan dan pengalaman selama 45 tahun GKKI. Pengalaman yang telah dilalui selama 45 tahun melalui perjuangan keras untuk mempersiapkan masa depan / usia lanjut yang mampan dan serta bahagia dan sejahtera.

Menurutnya, perlu ditinjau kembali kekokohan GKKI agar dapat memastikan perjalanan hidup GKKI berlanjut dengan mapan dan dilandasi fondasi prima sehingga tidak mudah goyah dan digoncang dinamika fluktuasi situasi sosial ekonomi yang melanda pasar.

Mengutip tulisannya yang dimuatnya, Kondisi yang dirasakan GKKI saat ini adalah mencerminkan supremasi dan reputasi dalam menumbuhkembangkan Koperasi Kredit sebagai lembaga pelayanan wirausaha keuangan berjatidiri Koperasi, telah dibuktikan GKKI. Hal ini berdasarkan pernyataan komunitas insan koperasi maupun apresiasi yang diterima berupa penghargaan pemerintah. Banyak kopdit primer anggota GKKI telah menerima penghargaan dari berbagai pihak. Salah satunya penilaian sebagai “100 Koperasi Besar di Indonesia” seperti yang dimuat majalah PIP edisi hari Koperasi 12 Juli 2011. Dari 100 koperasi besar, ada 32 diantaranya  adalah Koperasi Kredit.

Menurutnya, untuk dapat mewujudkan tekad “Memperkuat keberlanjutan GKKI” dibutuhkan jiwa besar dan kerendahan hati pengurus, pengawas dan eksekutif manajemen untuk bersedia merefleksikan kelemahan serta keunggulan organisasi. Sebuat lembaga koperasi kredit harus berani meninjau strategi dalam konteks pelaksanaan peran dan fungsi masing-masing komponen anggota gerakan. Hubungan keanggotaan yang terjalin saat ini apakah sesuai dengan struktur yang disepakati dan apakah budaya organisasi yang ingin dibangun telah berjalan konsisten terutama yang menyangkut sasaran nilai-nilai kepemimpinan?

Lembaga koperasi kredit perlu belajar dari pengalaman gerakan koperasi kredit di negara maju, yaitu Credit Union National Association (CUNA), yang berkedudukan di Madison, Wisconsin, AS. CUNA saat ini masih berkelanjutan dan salah satu Kopdit Induk terkuat di dunia. Bulan Juli ini usianya 8 dasawarsa. Selain CUNA, pengalaman Federasi nasional yang saat ini terkuat di Asia, yaitu National Credit Union Federation of Korea (NACUFOK) yang lahir 10 tahun lebih awal daripada GKKI. Dalam Forum NACUFOK mengungkap tema “Mengungkap tabir 50 tahun keberhasilan & inovasi credit union Korea”.

Beliau menuliskan bahwa yang patut dipelajari bukan pengalaman keberhasilan capaian dari aspek kuantitatif usaha keuangan,  tetapi terlebih ada bagaimana bisa meletakkan fondasi, membangun, memelihara serta membina keutuhan gerakan kebersamaan sampai keberlanjutkan dan kuat seperti keberadaan sampai saat ini.

Beberapa dari pengalaman yang bisa disimpulkan, hal-hal esensial (penting) yang mendukung keberhasilan dalam melanjutkan kehidupan gerakan dalam kondisi kemampanan, yaitu:

  1. Konsepsi filosofi Credit Union yang universal dan sudah baku telah sungguh dipahami, dihayati dan diterapkan secara proporsional serta konsisten oleh para pemimpin gerakan secara nasional.
  2. Senantiasa membangun soliditas keorganisasian dengan semangat saling percaya, persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan visi dan misi yang telah disepakati anggota.
  3. Membangun integritas kepemimpinan para fungsionaris gerakan secara efektif agar selalu loyal serta konsisten melaksanakan komitmen yagn telah disepakati secara nasional, ssehingga dapat terjalin hubungan kerja yang kohesif dan harmonis.
  4. Mengembangkan konsep dan praktif pluralisme dengan mekanisme interfaith yang terus menerus dibina.
  5. Kepercayaan publik terhadap gerakan yang telah terasakan harus senantiasa dijaga dan diawasi kelestariannya.
  6. Berkeyakinan bahwa manajemen pengembangan sumber daya manusia adalah komponen vital dalam proses pelaksanaan fungsi dan tanggung jawab serta peran fungsionaris untuk keberlanjutan kehidupan gerakan.
  7. Proses regenerasi kepemimpinan harus terus terjadi melalui pola pendidikan dan pendekatan yang inkremental agar dapat dilahirkan para pemimpin yang memiliki skap perilaku kepemimpinan yang berkarakter, bukan sekadar prima dalam keterampilan, tetapi lebih pada ekspresi kecerdasan spiritual dan moral.

7 esensial yang telah disimak dari sekian banyak paparan dan informasi semoga dapat dijadikan referensi Kopdit lainnya untuk semakin kuat sehingga keberlanjutan Kopdit tetap ada sampai anak-cucu.

 

Sumber Paraphrase dari:

Ansarli, Trisna. “Tujuh Butir Esensial untuk GKKI”. Majalah Picu Edisi Maret-April 2015: 32-33

Baca Juga Informasi lainnya

Berita Pilihan

100 Koperasi Besar di Indonesia Tahun 2012
Majalah Peluang dan Info Pasar pada edisi September 2012 yang lalu, telah memuat 100 Koperasi Besar di seluruh Indonesia. Ini dia daftar 100 Koperasi Besar di seluruh Indonesia versi Majalah Peluang:   Kospin Jasa ... [Selengkapnya]
 “Awal usaha saya hanya sebagai pensuplai buku-buku rohani. Melihat usaha teman yang ada di Jawa kemudian saya tertarik untuk belajar membuat patung. usaha pembuatan patung saya mulai sejak tahun 2001. Untuk mengembangkan usaha saya ini, saya pun bergabung menjadi anggota CU Pancur ... [Selengkapnya]
Ikuti Kami
Website Resmi Credit Union Pancur Kasih | Kalimantan Barat | Indonesia
Copyright © 2013 by ICT CU Pancur Kasih, All Rights Reserved